MEMBERDAYAKAN PEMUDA MELALUI PENELITIAN TINDAKAN PARTISIPATIF DAN ETIKA MEDIA SOSIAL: INISIATIF PENGABDIAN MASYARAKAT

  • Ilham Laksana Universitas Negeri Surabaya
  • Adhitya Amarulloh Universitas Negeri Surabaya
  • Arsyananda Rabbani Universitas Negeri Surabaya
  • Iwan Maulana Universitas Negeri Surabaya
  • Mochamad Kamil Budiarto Universitas Negeri Surabaya
  • Rico Eko Andrianto Universitas Negeri Surabaya
  • Khusnul Khotimah Universitas Negeri Surabaya
  • Djatmiko Universitas Negeri Surabaya
  • Rizqy Aisyah Leonia Universitas Negeri Surabaya
Kata Kunci: Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR), Pemberdayaan Pemuda, Pembangunan Masyarakat, Pendidikan Pedesaan

Abstrak

Artikel ini menyajikan temuan proyek pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Mranggen, sebuah kecamatan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Indonesia, menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR). Proyek ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas pemuda di Mranggen, berusia 19 hingga 27 tahun, dengan melibatkan mereka dalam mengidentifikasi dan mengatasi isu-isu lokal. Kaum muda, kelompok yang dinamis dan beragam, menghadapi tantangan seperti akses terbatas terhadap pendidikan, kesulitan ekonomi, dan kurangnya jaringan sosial yang kuat. Melalui PAR, peserta didorong untuk mengambil peran aktif dalam memahami kebutuhan komunitas mereka, bertukar pikiran untuk mencari solusi, dan mengembangkan rencana aksi untuk tantangan lokal. Proyek ini berdampak transformatif pada peserta muda. Secara perilaku, mereka menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, mengambil peran yang lebih proaktif, dan menunjukkan kepemimpinan sepanjang kegiatan. Secara sosial, proyek ini mendorong kohesi komunitas yang lebih kuat, membantu kaum muda dari berbagai latar belakang untuk terhubung dan berkolaborasi. Secara kognitif, peserta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis mereka, yang memberdayakan mereka untuk menghadapi tantangan dengan pola pikir yang lebih analitis. Meskipun menghadapi tantangan logistik dan keraguan awal dari peserta, proyek ini berhasil menumbuhkan rasa kepemilikan, efikasi diri, dan pemberdayaan di kalangan pemuda. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi untuk upaya pelayanan masyarakat di masa depan, menekankan pentingnya program kepemimpinan yang disesuaikan, inisiatif yang dipimpin oleh kaum muda, dan keterlibatan masyarakat yang lebih luas. Upaya-upaya ini sangat penting untuk mempertahankan dampak positif proyek dan mendorong pembangunan berkelanjutan kaum muda di komunitas pedesaan seperti Mranggen.

Diterbitkan
2025-12-15