PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA MELALUI LITERASI DIGITAL UNTUK MENCEGAH HOAKS DAN PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL

  • Eni Nurhayati Universitas Negeri Surabaya
  • Rizqy Aisyah Leonia Universitas Negeri Surabaya
  • Muchammad Syuhada Universitas Negeri Surabaya
  • Shopyan Jepri Kurniawan Universitas Negeri Surabaya
  • Issac Bryan Ali Syahbana Universitas Negeri Surabaya
  • Ach. Sudrajad Nurismawan Universitas Negeri Surabaya
  • Yuda Sakti Susena Universitas Negeri Surabaya
Kata Kunci: Literasi digital, Hoaks, Karang Taruna, Pemberdayaan komunitas, Media sosial.

Abstrak

Program pemberdayaan literasi digital bagi Karang Taruna Desa Mranggen dilaksanakan untuk merespons meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja serta risiko penyebaran hoaks yang berdampak pada dinamika sosial setempat. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan analisis informasi, pemahaman etika digital, serta keterampilan verifikasi konten melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, dan praktik langsung. Sasaran program adalah 15 anggota Karang Taruna usia SMA yang rentan terhadap misinformasi namun memiliki potensi besar sebagai agen perubahan di komunitasnya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta membedakan informasi benar dan palsu, ditandai dengan kenaikan skor pemahaman serta perubahan sikap dalam menggunakan media sosial secara lebih kritis dan bertanggung jawab. Selain itu, peserta mulai memproduksi konten positif sebagai bentuk kontribusi sosial. Program ini menawarkan model literasi digital berbasis komunitas yang adaptif terhadap konteks pedesaan dan dapat direplikasi di wilayah serupa.

Diterbitkan
2025-11-30