Integrasi Game Digital dalam Pembelajaran PPKn sebagai Upaya Penguatan Kesadaran Ekologis dan Pembangunan Berkelanjutan
Abstrak
Perkembangan teknologi digital menjadikan game digital bagian integral kehidupan peserta didik (digital natives) dan membuka peluang pemanfaatannya sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi, pengalaman, serta sikap siswa kelas VIII SMP terhadap integrasi game digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya penguatan kesadaran ekologis dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Responden berjumlah 98 siswa kelas VIII SMP di Kota Malang yang dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup skala Likert 4 poin yang mencakup empat variabel: minat terhadap game digital, pengalaman belajar berbasis game, persepsi efektivitas game sebagai media pembelajaran PPKn, dan kesediaan menggunakan game edukatif di masa depan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan minat siswa terhadap game digital berada pada kategori sangat tinggi (85,4%), pengalaman belajar berbasis game pada kategori tinggi (78,3%), persepsi efektivitas game sebagai media pembelajaran PPKn pada kategori sangat tinggi (82,6%), serta kesediaan menggunakan game edukatif di masa depan pada kategori sangat tinggi (87,6%). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi game digital berpotensi kuat mendukung pembelajaran PPKn yang lebih bermakna sekaligus mendorong internalisasi nilai ecological citizenship melalui simulasi isu lingkungan dan pengambilan keputusan kontekstual. Namun, implementasi di sekolah masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur, dan minimnya game edukatif bertema lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru, dukungan kebijakan sekolah, penyediaan infrastruktur, serta pengembangan konten game yang lokal-kontekstual agar integrasi game digital dalam PPKn dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Referensi
Faizah Ulumi Firdausi, P. P. S. (2020). Pengembangan Modul E-Learning Berbasis Web dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Jurnal Edukasi, I, 1. https://ejournal.universitaspgridelta.ac.id/index.php/je/article/view/92
Hukmi, A. A. (2025). Artificial Intelligence (AI) sebagai Mitra Pedagogis: Strategi Penguatan Kemampuan Visual-Spasial Mahasiswa dalam Pembelajaran Seni Rupa. Edukasi, 11(2), 1–16. https://doi.org/10.51836/je.v11i2.829
Karliani, E. (2025). The Potential Of Digital Games As A Medium For Learning Pancasila And Civic Education : Efforts To Build Ecological Awareness In. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 10, 235–243. http://dx.doi.org/10.17977/um019v10i3p235-243%0A
Rianto, H., Januardi, A., & Nur, S. (2025). Sinergi Pedagogi dan Ekologi dalam Kerangka ESD: Tinjauan Literatur Sistematis Model Pembelajaran Civic Eco-Transformation. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9, 461–468. doi: https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i
Tan, C. K. W., & Nurul‐Asna, H. (2023). Serious games for environmental education. Integrativw Conservation, September 2022, 19–42. https://doi.org/10.1002/inc3.18
Wahlström, T. (2025). Using games in environmental and sustainability education : identifying teaching traditions in a game about carbon dioxide emissions. Environmental Education Research, 0(0), 1–17. https://doi.org/10.1080/13504622.2025.2549437
Wibowo, A., & Astuti, R. (2023). Literasi Digital Berbasis Pancasila: Alternatif Solusi atas Krisis Etika di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 28(3), 212–225.






